Minggu, 06 Mei 2012

Heaven's Know.....



Tuhan aku mencintainya,

Saat itu aku tahu ini akan sulit. Namun aku menutup mata dan telingaku...Dia tersenyum sempurna dengan wajahnya yang selalu membuat hatiku teduh. Bagaimana jika aku tak bisa lagi menikmati senyumnya ? Bagaimana jika ia tidak lagi berada di sampingku.

Hari ini aku menjemputnya di perempatan jalan, tepat di samping gereja tempatnya selalu menemuiMu. Kenapa mesti jauh-jauh ? tanyanya saat menghampiriku yang sedari tadi menunggunya. Ia ingin aku menunggu tepat di depan gerbang gereja atau sekalian masuk saja. Di perempatan ini kendaraan sibuk lalu lalang dan tak jarang aku harus terbatuk menahan sengatan debu dan asap dari jalanan.

Aku merapikan jilbabku, tersenyum dan menggeleng. Tak apa-apa...ini tak seberapa ketimbang kita tidak bertemu sama sekali. Dia tertawa renyah dan kami berjalan berdampingan. Sesekali tanganku menyentuh Alkitab yang di tenteng di tangannya. Perbedaan kini nampak jelas di antara kami. Atribut keagamaan ini seperti tembok transparan yang memagari kami. 


Tuhan dia hambamu...aku pun sama.

Aku mencintainya dan juga mencintaiMu. Kami seperti berada di dua sisi sungai yang berseberangan...tak ada yang dapat menyeberang. Bukan karena kami tak mampu tetapi karena kami teramat lebih mencintaiMu. Hati kami tertaut dan Kaulah yang menautkannya. 

Take mine ! , ia menyerahkan Alkitabnya padaku. Sejenak aku ragu dan ia mampu membacanya. Tak ada satu pun kata di dalamnya yang bertentangan dengan apa yang kau yakini, tuturnya. Ia memberikannya sebagaimana ia menyerahkan hatinya padaku. Tembok transparan itu lebih kokoh dari yang kami bayangkan....sungai diantara kami ternyata lebih luas dari yang kami ketahui.

Tuhan, aku menginginkannya namun juga menginginkanMu. Jika ini adalah sebuah pilihan kami rela mengorbankannya demiMu. Demi keluarga kami...Demi lingkungan kami...demi sempitnya fikiran dan hati orang-orang yang salah menilai kami.

Tuhan, Kaulah saksi kami....walau kami memanggilmu dengan sebutan yang berbeda namun kami tahu...Kau ada untuk kami, Kau ada saat kami bersedih karena berpisah...Kau ada memelihara hati kami...Kau ada di saat kami rapuh dalam tautan hati ini.

Tuhan...disinilah kami dengan hati saling berbisik, "Kami mencintaiMu dengan segala Kasih dan Kuasamu"


 - For those who suffering love in different way-

0 comments:

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails
Diberdayakan oleh Blogger.
 

Blog Template by YummyLolly.com