Kamis, 30 September 2010

Chasing Time



Uploaded with ImageShack.us

*sigh* Entah harus berapa kali lagi aku merenungi makna Surat Al-Asyr. Demi masa sesungguhnya manusia benar2 merugi.Tapi entah kenapa, waktu seakan tidak pernah berdamai denganku...

Tidakkah waktu melihat usahaku dalam mendekatinya ? Tidakkah ia pernah melihatku tertatih saat hampir saja menangkapnya. Tidakkah ia pernah mau mengulurkan tangannya padaku dan menuntunku berjalan bersamanya.

Rasanya seperti berlari dengan kedua kaki lemah untuk mengejar kereta express...namun saat kau siap melompat kedalam gerbongnya, lagi-lagi kau terpeleset...peganganmu terlepas. Kau jatuh terjerembab, begitu sakit. Bukan hanya kaki lemahmu yang kini berdenyut kejang...seluruh tubuhmu pun kini akhirnya merasa perih penuh luka. Tahukah kau rasanya ?


Hah...kau bisa saja berkata, itu cuma masalah fisik. Tapi pernahkah kau bertanya apa yang dirasakan oleh sang hati...?
Menatap hampa saat kereta berjalan menjauh sementara kau merasa putus asa untuk bangkit dari jatuhmu. Mengejarpun takkan bisa lagi. Kau hanya bisa melihat orang-orang melambaikan tangan padamu, mengucapkan selamat tinggal....semakin lama semakin menjauh...hilang terbawa kereta.

Aku hampir selalu mendengarkan kalimat : Andai waktu dapat di hentikan, andai saja ada lorong waktu....andai saja waktu dapat berputar kembali.
Pemikiran bodoh namun penuh harapan. Kata orang cerdas, harus pandai-pandai mengatur waktu...harus pandai-pandai membagi waktu...
Apakah waktu dapat ditaklukkan dengan hanya mengaturnya ? apakah waktu dapat berkompensasi hanya dengan membaginya ? Bagaimana...bagaimana....???

Aku bertanya-tanya. Sebenci itukah ia padaku ? jika orang lain dapat bersamanya, mengapa ia selalu meninggalkanku ? Tidakkah aku layak ?

Beritahukan padaku cara bernegosiasi dengan Sang Waktu...beritahu padaku cara mengambil hatinya....Apapun syaratnya...apapun resikonya....Tidakkah ia lelah selalu bermusuhan denganku ? Tidakkah ia mengerti aku pun kehilangan peluang hanya karena tak mampu merangkulnya seperti seorang sahabat yang enggan tuk berpisah. Tidakkah ia mau mengeti ?




Kumohon berdamailah denganku...

*aku yang hampir selalu tertinggal oleh waktu*

0 comments:

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails
Diberdayakan oleh Blogger.
 

Blog Template by YummyLolly.com